Wednesday, 26 December 2018

MITOS DAN PANTANG LARANG PERKAWINAN ADAT JAWA

MITOS DAN PANTANG LARANG PERKAWINAN ADAT JAWA. Bagi setiap manusia pernikahan merupakan suatu hal yang dianjurkan oleh kepercayaan manusia di bumi ini, menikah merupakan jalan untuk menciptakan keturunan manusia di bumi ini, terlepas dari cinta yang sudah di tetapkan atau bahkan jodoh keinginan orang tua, ternyata ada mitos yang dipercaya masyarakat jawa seputar larangan pernikahan.

Di jawa sendiri sangat kental dengan hal hal yang demikian, pulau yang misterius ini menyimpan banyak tradisi dan budaya di dalam masyarakat termasuk dalam hal pernikahan, nah untuk lebih jelasnya mari kita simak ulasan 5 Mitos seputar larangan pernikahan menurut ada jawa.

1. Weton jodoh
Dalam mencari hari baik untuk menggelar resepsi pernikahan, masyarakat Jawa biasanya melakukan perhitungan untuk memilih tanggal berdasarkan weton. Dari situlah nantinya akan didapatkan hari-hari apa yang sebaiknya dihindari jika ingin pernikahan awet. Tak jarang ada yang sampai pada taraf ekstrem. Jika weton kedua pasangan dianggap tidak berjodoh, maka pernikahan bisa dibatalkan. Wah!

2. Jilu dan lusan
Apa yang mendasari anak pertama dilarang menikah dengan anak ketiga? Menurut kepercayaan Jawa, anak pertama sebaiknya tidak menikah dengan anak ketiga (diistilahkan dengan jilu, siji ketemu telu), atau anak ketiga dengan anak pertama (lusan, telu ketemu sepisan). Hal ini dikarenakan ada keyakinan bahwa pernikahannya akan banyak mendapat cobaan dan masalah. Inovasee pernah mengulas tentang mitos lusan pada artikel yang bisa kamu baca di sini.

3. SIji jejer telu
Siji jejer telu atau satu berjajar tiga memiliki maksud kedua pasangan sama-sama anak pertama, dan salah satu orang tuanya juga anak pertama dalam keluarga. Jika ada ‘formasi’ semacam ini, masyarakat Jawa percaya bahwa pernikahan tersebut akan mendapat sial dan malapetaka.

4. Posisi rumah berhadapan
Tak hanya urusan anak nomor berapa yang jadi bahan pertimbangan masyarakat Jawa dalam menentukan jodoh, namun juga perkara letak rumahnya. Di Jawa Timur, kepercayaan yang beredar menyebutkan bahwa calon pengantin yang rumahnya tinggal berhadapan dilarang menikah karena bisa mendatangkan masalah di kehidupannya.

Posisi rumah kedua calon pengantin tidak boleh berhadapan . Jika tetap nekat ingin menikah, maka salah satu rumah harus direnovasi dengan memindah arah hadapan muka rumahnya agar tidak saling bertemu. Solusi lain, salah satu calon bisa diangkat oleh kerabat, sehingga dianggap tidak tinggal di dalam rumah yang posisinya berhadapan. Rumit, ya?

5. Bulan Syuro
Masyarakat Jawa menganggap menikah di bulan Syuro adalah hal yang pantang dilakukan. Masyarakat Jawa pantang menggelar pernikahan di bulan Syuro atau Muharram karena dipercaya sebagai waktu yang keramat. Tak hanya pernikahan, segala macam hajatan besar lainnya pun tidak boleh dilakukan pada bulan ini karena diyakini bisa mendatangkan musibah bagi keluarga besar.

Itulah mitos-mitos yang telah beredar di masyarakat Jawa sejak dahulu dan diwariskan turun-temurun, meski terkadang bertentangan dengan logika. Jadi, kamu memilih percaya atau tidak?

Friday, 14 December 2018

Mitos Pernikahan Adat Jawa

Pernikahan merupakan suatu hal yang dianjurkan oleh kepercayaan manusia di bumi ini, menikah merupakan jalan untuk menciptakan keturunan manusia di bumi ini, terlepas dari cinta yang sudah di tetapkan atau bahkan jodoh keinginan orang tua, ternyata ada mitos yang dipercaya masyarakat jawa seputar larangan pernikahan.

Di jawa sendiri sangat kental dengan hal hal yang demikian, pulau yang misterius ini menyimpan banyak tradisi dan budaya di dalam masyarakat termasuk dalam hal pernikahan, nah untuk lebih jelasnya mari kita simak ulasan 5 Mitos seputar larangan pernikahan menurut ada jawa.

1. Weton jodoh
Dalam mencari hari baik untuk menggelar resepsi pernikahan, masyarakat Jawa biasanya melakukan perhitungan untuk memilih tanggal berdasarkan weton. Dari situlah nantinya akan didapatkan hari-hari apa yang sebaiknya dihindari jika ingin pernikahan awet. Tak jarang ada yang sampai pada taraf ekstrem. Jika weton kedua pasangan dianggap tidak berjodoh, maka pernikahan bisa dibatalkan. Wah!

2. Jilu dan lusan

Apa yang mendasari anak pertama dilarang menikah dengan anak ketiga? Menurut kepercayaan Jawa, anak pertama sebaiknya tidak menikah dengan anak ketiga (diistilahkan dengan jilu, siji ketemu telu), atau anak ketiga dengan anak pertama (lusan, telu ketemu sepisan). Hal ini dikarenakan ada keyakinan bahwa pernikahannya akan banyak mendapat cobaan dan masalah. Inovasee pernah mengulas tentang mitos lusan pada artikel yang bisa kamu baca di sini.

3. SIji jejer telu
Siji jejer telu atau satu berjajar tiga memiliki maksud kedua pasangan sama-sama anak pertama, dan salah satu orang tuanya juga anak pertama dalam keluarga. Jika ada ‘formasi’ semacam ini, masyarakat Jawa percaya bahwa pernikahan tersebut akan mendapat sial dan malapetaka.

4. Posisi rumah berhadapan
Tak hanya urusan anak nomor berapa yang jadi bahan pertimbangan masyarakat Jawa dalam menentukan jodoh, namun juga perkara letak rumahnya. Di Jawa Timur, kepercayaan yang beredar menyebutkan bahwa calon pengantin yang rumahnya tinggal berhadapan dilarang menikah karena bisa mendatangkan masalah di kehidupannya.

Posisi rumah kedua calon pengantin tidak boleh berhadapan . Jika tetap nekat ingin menikah, maka salah satu rumah harus direnovasi dengan memindah arah hadapan muka rumahnya agar tidak saling bertemu. Solusi lain, salah satu calon bisa diangkat oleh kerabat, sehingga dianggap tidak tinggal di dalam rumah yang posisinya berhadapan. Rumit, ya?

5. Bulan Syuro
Masyarakat Jawa menganggap menikah di bulan Syuro adalah hal yang pantang dilakukan. Masyarakat Jawa pantang menggelar pernikahan di bulan Syuro atau Muharram karena dipercaya sebagai waktu yang keramat. Tak hanya pernikahan, segala macam hajatan besar lainnya pun tidak boleh dilakukan pada bulan ini karena diyakini bisa mendatangkan musibah bagi keluarga besar.

Itulah mitos-mitos yang telah beredar di masyarakat Jawa sejak dahulu dan diwariskan turun-temurun, meski terkadang bertentangan dengan logika. Jadi, kamu memilih percaya atau tidak?

Tips Menjaga Pernikahan Agar Tetap Harmonis

Penikahan adalah sebuah hubungan sakral yang hanya terjadi satu kali dalam kehidupan seseorang. Menjaga komitmen untuk terus bersama-sama hingga akhir hayat adalah janji suci dari sebuah pernikahan. Semua sisa hidup anda akan dihabiskan bersama dengan pasangan. Untuk itulah, anda harus bisa menjaga ikatan hubungan tersebut agar jangan sampai terjadi pertentangan atau pertengkaran yang bisa membuat sebuah hubungan menjadi memudar dan terpecah menjadi dua.

1. Komunikasi Terbuka
Komunikasi adalah hal terpenting yang harus selalu dijaga agar pernikahan berlangsung dengan baik dan awet. Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa komunikasi yang baik diantara pasangan bahkan lebih berarti dibandingkan dengan komitmen, sifat atau pribadi suami istri maupun konflik yang terjadi diantara mereka. Memang pernikahan tidak jauh dari konflik tapi pasangan yang bahagia sebenarnya bukan mereka yang menghindari konflik tapi saling terbuka satu sama lain dan mau berkomunikasi untuk mengatasi konflik tersebut.

2. Olahraga Bersama
Sebuah studi yang dimuat dalam Psychology Today menyebutkan bahwa pasangan yang sering melakukan aktifitas olahraga secara bersama-sama ternyata memiliki hubungan pernikahan yang lebih langgeng daripada mereka yang tidak. Tentunya berolahraga bersama tidak hanya akan membuat pasangan lebih sehat tapi lebih bahagia dan intim. Tidak percaya? Coba saja!

3. Jangan Remehkan Hal Kecil
Mengucapkan terima kasih atau maaf serta kata tolong juga sebenarnya tidak boleh dilupakan meskipun seseorang telah menikah denganmu. Pasangan yang baik tidak meremehkan hal-hal kecil yang dilakukan atau diberikan oleh pasangan karena hal tersebut bisa membuat pasangan merasa dihargai dan hubungan makin langgeng dan bahagia.

4. Menyelesaikan Masalah Bersama
Konflik dalam rumah tangga maupun masalah yang dihadapi seorang suami juga meripakan masalah istri dan sebaliknya. Pasangan yang bahagia biasanya tidak cuek terhadap masalah yang dialami oleh pasangannya dan juga bersikap peduli. Menyelesaikan masalah bersama juga akan sangat membantu dan tentunya membuat pasangan menjadi semakin erat dan dapat mengandalkan satu sama lain.

5. Bekerja Sama Dalam Mengurus Rumah Tangga
Meskipun suami dan istri punya kewajiban masing-masing dalam rumah tangga, tidak ada salahnya jika saling membantu pekerjaan satu sama lain. Suami bisa sesekali membantu istri untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga dan demikian juga istri bisa meringankan beban pekerjaan suami jika ia mampu mengerjakannya. Rumah tangga memang ibarat team work jadi sebisa mungkin lakukanlah hal-hal yang bisa membantu pasangan untuk membantu pekerjaannya.

6. Pergi Liburan Sendiri
Pergi berlibur sejenak bersama pasangan juga bisa membuat hubungan pernikahan semakin erat. Begitu juga dengan bepergian sendiri. Tidak ada salahnya jika suami atau istri sesekali pergi berlibur sendiri atau bersama keluarga lainnya dan tidak bersama pasangan. Hal ini diyakini dapat membuat seseorang lebih bersemangat dan antusias ketika kembali pada pasangannya dirumah. Jadi, jangan larang istri atau suami jika ia ingin berlibur sendiri bersama kolega atau keluarganya, ya!

7. Menjaga Perkataan
Perkataan yang keluar dari lidah memang ibarat pedang yang bisa melukai hati seseorang. Sebaiknya hati-hati berbicara pada pasangan karena jika ia merasa tersinggung maka luka akibat perkataannya itu bisa membuatnya sakit. Tidak hanya itu, menjalani kehidupan yang sederhana tanpa merasa iri dan membanding-bandingkan rumah tangga yang dijalani dengan rumah tangga orang lain yang mungkin terlihat mewah juga akan membuat pernikahan bertahan lama.

8. Bercinta Sesering Mungkin
Pasangan yang bahagia adalah mereka yang bisa bercinta setiap hari bahkan setiap saat. Selain memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, melakukan hubungan seks bersama pasangan setiap hari bisa membuat hubungan tetap langgeng dan terhindar dari perselingkuhan. Meskipun usiamu dan pasangan bertambah, sebaiknya jangan loyo untuk urusan percintaan yang satu ini.

9. Makan Bersama
Pasangan yang makan dimeja yang sama dan dalam waktu yang sama memiliki kesempatan yang lebih besar untuk tetap bersama dalam suatu keluarga. Jika kamu dan pasangan sama-sama sibuk setidaknya luangkan waktu untuk makan malam bersama dan sambil berkomunikasi atau tertawa bersama. Selain makan bersama, sesekali melakukan aktifitas memasak bersama juga bisa membuat hubungan suami istri makin seru, lho!

10. Memaklumi Perubahan Fisik
Satu hal yang pasti saat menjaga hubungan diantara suami dan istri adalah memaklumi perubahan fisik satu sama lain. Semakin tua seorang istri mungkin kulitnya akan semakin berkerut atau badannya akan semakin gemuk begitu juga suami. Jadi jangan terlalu memikirkan fisik dan penampilan pasangan, seberapa tua ia katakanlah bahwa ia tetap terlihat cantik atau tampan dan kamu tetap mencintainya.

Tips Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Resepsi Pernikahan

Menjelang hari pernikahan memang setiap calon pengantin selalu disibukkan dengan berbagai persiapan. Karena momen pernikahan akan menjadi bagian sejarah hidup seseorang yang tak akan terlupakan. Sehingga bagi setiap pasangan calon pengantin menginginkan semuanya berjalan dengan lancar dan perfect.

Namun karena kesibukkan yang mendalam, biasanya calon pengantin kerap mengalami mood yang nggak stabil.

1. Tidur Cukup
Rasa stress dan gelisah di minggu-minggu menjelang pernikahan dapat mengakibatkan pola tidur jadi terganggu. Biasakan diri untuk masuk ke kamar tidur dan tidur lebih awal, karena berbagai riset kesehatan telah membuktikan bahwa tidur yang cukup akan meningkatkan sistem imun tubuh. Selain itu, Anda juga akan terlihat lebih segar setelah istirahat selama 8 jam.

2. Konsumsi Makanan Sehat
Melakukan diet protein yang memperbanyak asupan konsumsi serat buah dan sayuran tak hanya akan membuat tubuh terlihat langsing, namun melindungi dari sakit. Konsumsi beragam makanan yang mencegah flu seperti jeruk atau apel yang kaya akan kandungan vitamin C.

3. Cuci Tangan
Bakteri berkembang dengan sangat cepat, dan bisa didapatkan dari mana saja seperti kenop pintu, keyboards, pegangan tangga, bahkan layar telepon genggam Anda. Mencuci tangan lima kali sehari dengan sabun dan air terbukti mengurangi kemungkinan sakit hingga 45 persen. Pastikan Anda mencuci selama 20 detik, dan hindari menyentuh mata, hidung dan mulut.

4. Minuman Kesehatan
Di waktu istirahat, atau sembari melaksanakan aktifitas, konsumsi minuman yang baik untuk kesehatan seperti green tea atau teh jahe. Jangan lupa juga untuk menambahkan ritual minuman pagi lemon dan madu yang dapat menjadi antioksidan dan antibakteri bagi tubuh.

5. Coba Suplemen
Walaupun Anda sedang menjalankan diet sehat penuh nutrisi, tak ada salahnya mendorong ketahanan tubuh dengan suplemen yang dapat didapatkan dari apotek di waktu-waktu paling sibuk Anda. Vitamin yang di ekstrak akan memberikan suntikan dosis yang langsung mencukupi kebutuhan kesehatan Anda, menjauhkan dari kemungkinan sakit.

Pentingnya Bulan Madu bagi penganti baru

Pengantin baru seringkali diidentikkan dengan indahnya bulan madu. Banyak anggapan menyebutkan jika bulan madu menjadi momen yang akan sangat sayang untuk dilewatkan. Sebab sebagai pasangan yang baru saja menyandang status halal, rasanya memang membutuhkan waktu untuk dinikmati berdua saja.

Namun, nggak sedikit juga yang beranggapan kalau bulan madu itu buang-buang uang. Apalagi setelah kamu dan pasangan selesai menggelar resepsi pernikahan yang menelan banyak biaya. Eits, tapi jangan buru-buru setuju. Berikut ini beberapa alasan dari pentingnya pergi bulan madu yang mungkin belum kamu tahu. Yuk, disimak!

1. Mempererat Hubungan Emosional dengan pasangan
Sudah pasti bahwa bulan madu bisa mempererat hubungan emosional pada pasangan karena kegiatan bulan madu biasanya hanya dilakukan berdua dengan pasangan saja tanpa mengikutsertakan para kerabat. Itu sebabnya, akan ada ikatan emosional yang lebih intens lagi saat Anda hanya berdua dengan pasangan saja sepanjang hari.

2. Terciptanya Hubungan Harmonis
Bila ikatan emosional suami istri telah terbentuk dengan baik, otomatis hubungan pun semakin terasa harmonis. Kebanyakan perpecahan dalam hubungan rumah tangga terjadi karena buruknya hubungan emosional bersama pasangan. Oleh karena itu, bulan madu sangat berperan untuk meningkatkan hubungan emosional hingga terciptanya hubungan yang harmonis.

3. Melatih Kepekaan Diri Terhadap Pasangan
Saat berbulan madu, tentu Anda dituntut fokus terhadap pasangan Anda tanpa memikirkan hal-hal yang akan menganggu kosentrasi Anda. Semakin intim hubungan saat berbulan madu, semakin peka pulalah Anda terhadap apa yang dirasakan pasangan Anda. Bila selama ini Anda dan pasangan disibukkan dengan berbagai rutinitas yang padat, pasti kepekaan antara keduanya terasa belum maksimal. Bulan madu menjadi cara jitu untuk melatih kepekaan diri Anda terhadap pasangan.

4. Meregangkan Pikiran
Seringkali rutinitas pekerjaan membuat pikiran menjadi tegang. Bila pikiran tegang terus-menerus tentu efeknya sangat tidak baik untuk kesehatan. Berliburlah sejenak! Karena Anda telah memiliki pasangan yang sah, maka aktivitas bulan madu bisa sekalian dijadikan sebagai aktivitas berlibur untuk Anda bersama pasangan. Dijamin, selepas bulan madu berakhir, otak Anda dan pasangan serasa di-refresh kembali!

5. Menyegarkan Tubuh
Saat berbulan madu, rencanakanlah kegiatan yang melibatkan kegiatan fisik bersama di alam terbuka. Misalnya bersepeda bersama di taman, menyusuri tepian pantai atau jalan santai ke lokasi-lokasi perbukitan. Kegiatan-kegiatan seperti itu tentu tidak Anda dapatkan bila hanya mementingkan rutinitas pekerjaan saja. Nah, sekali-sekali boleh donk berbulan madu sekaligus menyegarkan tubuh bersama pasangan.

6. Mengajarkan Arti Bersyukur
Lho kok bisa manfaat bulan madu mengajarkan cara bersyukur? Oooh tentu saja bisa. Asal tahu saja yah, di dunia ini belum semua orang yang menemukan belahan hatinya dan mereka tidak cukup beruntung bisa merasakan nikmatnya berbulan madu. Sementara Anda telah dipertemukan Tuhan dengan belahan hati yang Anda cintai dalam ikatan suami istri yang sah. Itu artinya Anda wajib menyukurinya. Saat menghabiskan waktu bebulan madu bersama pasangan, Anda akan merasakan betapa beruntungnya diri Anda telah memiliki pasangan untuk meneruskan keturunan dan menghabiskan masa hidup bersama.


Kehidupan Setelah Menikah

Pernikahan tak dapat disangkal sebagai peristiwa sakral yang dapat mengubah hidup seseorang. Namun, pernikahan bukanlah sekedar akhir yang bahagia dalam dongeng. Perrnikahan seringkali memberikan kejutan bagi pasangan pengantin baru. Meski Anda sudah mengenal pasangan beberapa waktu, setelah menikah, tetap saja ada hal-hal yang baru Anda ketahui. Apalagi pernikahan tidak secara otomatis melebur dua pikiran menjadi satu.

Berikut beberapa hal tentang pernikahan yang seharusnya diketahui oleh calon pengantin

1.Menikah itu bukan hal mudah, dan kisahnya tak melulu indah
Satu hal yang pasti akan kamu camkan, bahwa rumah tangga ternyata tak seindah drama Korea ataupun kisah negeri dongeng. Kalau sebelumnya kamu sering menikmati drama-drama di layar kaca yang mengisahkan kehidupan sepasang anak manusia yang pada akhirnya menikah dan hidup dalam sebuah kerajaan yang megah tanpa masalah dan berharap pernikahanmu akan demikian, kamu salah. Pada kenyataannya, menikah itu akan ada banyak konflik. Kamu dan pasangan harus jadi pribadi tangguh dan tak mudah menyerah agar biduk rumah tangga kalian tidak hancur berantakan.

2. Pasca menikah kamu akan tahu lebih dalam tentang makna berbagi
Kamu akan menyadari betapa pentingnya hal yang satu ini, pelajaran berbagi bersama pasangan. Kalau sebelum menikah kamu selalu menghabiskan bonus dari bosmu seorang diri, kini ada seseorang yang juga harus kamu bagi. Kamu tak bisa meminta dimanja dan dituruti oleh suamimu terus-terusan, karena kamu harus saling berbagi dengan saling memberi dan menerima. Hal ini akan membuat pernikahanmu jadi terasa lebih indah dan bermakna.

3. Menikah itu tentang kedewasaan, bagaimana kamu belajar mengalahkan ego
Saat masih lajang, mungkin kamu hanya memikirkan dirimu sendiri. Tapi begitu menikah, kamu harus akrab dengan kata kompromi. Kamu harus belajar mengalahkan egomu sendiri. Kamu harus paham, bahwa mengalah bukanlah perkara gampang, butuh kesabaran tingkat tinggi. Kamu akan terus belajar memikirkan segala sesuatunya lebih jauh lagi. Ketika pasangan sedang emosi, maka kamu yang harus diam, begitu pun sebaliknya. Karena mengalah bukan lagi berarti kalah, tapi masing-masing sudah berpikir bagaimana dampak di masa depan.

4. Meski ternyata mertua tidak seseram di sinetron, tapi kamu jadi rindu keluargamu sendiri
Kalau kamu sering membayangkan betapa galak dan cerewetnya mertuamu nanti, setelah menikah hanyalah sesosok ibu-ibu biasa yang akan kamu dapati. Karena mertua memang selayaknya manusia biasa yang bisa berteman dan bersikap baik dengan siapa saja, termasuk denganmu sebagai menantunya. Mereka juga bisa menyayangi dan menganggap kamu sebagai anaknya sendiri, tapi entah mengapa kamu jadi lebih sering kangen keluargamu. Rasa rindu, ingin pulang kampung, dan bermanja-manja dengan orangtua akan jadi momen yang paling kamu ingat.

5. Kamu akan menemukan tim terbaikmu, segala masalah akan selesai hanya dengan gotong royong
Meski kamu dulu begitu bangga dengan dirimu yang mandiri, kini kamu harus belajar berkolaborasi atau bekerja sama dengan pasangan. Kamu akan mendapati dirimu mampu berbagi tugas dalam hal keuangan, hubungan antar keluarga, kewajiban sehari-hari, dan beragam hal lainnya. Kamu dan dia bukanlah rival, tidak ada masalah mengenai siapa yang bekerja lebih banyak mencari nafkah lebih besar, karena kalian adalah satu tim. Gotong royong akan sangat dibutuhkan karena kamu dan dia akan terus hidup bersama, selamanya.

Nah, itulah kehidupan setelah anda menikah. Menikah tidak seindah bayangan. Tetapi menikah adalah gerbang menuju kehidupan yang sebenarnya. Bagaimana diajarkan untuk tetap komitmen dan menjaga janji yang sudah di ikrarkan.

Pentingnya Mengundang Mantan Kepernikahan Anda

Pernikahan merupaka salah satu momen bahagia yang umumnya hanya terjadi satu kali seumur hidup. Karena begitu spesial, setiap orang pasti ingin memiliki pesta yang meriah dan menggembirakan tanpa adanya gangguan. Salah satu ‘gangguan’ yang banyak mengusik banyak pasangan adalah kehadiran mantan saat pesta pernikahan yang menjadi pro dan kontra.

Ada yang menganggap perlu untuk mengundang mantan, tapi ada juga yang bersikeras untuk memblokir seluruh komunikasi dalam bentuk apa pun salah satunya adalah mengundang ke acara pernikahan. Sebenarnya ada beberapa hal yang wajib jadi pertimbangan kenapa kehadiran mantan di pernikahan itu perlu, tentunya menyesuaikan dengan kondisi saat itu ya! Berikut alasan kenapa harus mengundang mantan kepernikahan. Simak Ya!

1. Dia Orang Yang Penting
Diakui atau tidak, mantan kekasih Anda adalah salah satu orang yang penting bagi hidup Anda. Mungkin sekarang tidak, tetapi apapun yang terjadi pada masa lalu Anda dengannya adalah jembatan yang Anda lalui hingga tiba pada hari yang berbahagia. Tidak ada alasan untuk tidak mengundangnya, orang penting layak mendapat kebahagiaan di hari pernikahan Anda.

2. Dia Mengundang Anda
Mungkin dia yang terlebih dahulu melangsungkan pernikahan dan mengundang Anda. Apakah pada saat itu Anda datang? Datang atau tidak datang, sebaiknya Anda mengundangnya untuk hadir pada pernikahan Anda. Anggap saja hal itu sebagai balasan kebaikan hatinya yang pernah mengundang Anda.

3. Putus Hubungan Percintaan ≠ Putus Pertemanan
Hubungan percintaan Anda gagal dengan sang mantan, bukan berarti Anda bisa melepaskan hubungan pertemanan dengannya. Bila Anda selama ini masih menjalin kontak dengannya, atau sesekali sekedar menanyakan kabar, undang dia. Yakinkan bahwa dia masih menjadi teman Anda.

4. Bukti Tidak Ada Perasaan Khusus
Ini adalah ajang pembuktian kepada pasangan Anda bahwa mantan Anda adalah teman Anda. Tidak ada lagi perasaan suka, tidak ada perasaan akan kembali padanya atau mengenang pahitnya hubungan di masa lalu. Tidak perlu takut bahwa kenangan lama itu akan hadir di tengah kebahagiaan Anda, karena Anda telah memiliki seseorang untuk berjalan bersama tanpa melupakan bahwa ada seseorang yang 'membantu' Anda menemukan seseorang yang duduk satu pelaminan dengan Anda.

5. Menjalin tali silaturahmi
Silaturahmi itu penting bukan hanya ke saudara, tetangga, teman sepermainan tapi juga ke mantan. Selain itu kalau kamu pernah memiliki masa lalu yang buruk bareng si mantan, kamu jadi bisa memperbaikinya lewat silaturahmi. Pastinya enggak enak kan, kalau suatu saat ketemu mantan tapi harus membuang muka karena adanya tembok permusuhan?

6. Memperjelas diri sudah berhasil Move on
Nah, mengundang mantan ke pernikahan juga bisa menandakan kamu itu memang sudah berhasil terlepas dari kisah cinta dengan si mantan. Jadi istri kamu nantinya enggak perlu khawatir kalau kamu kebetulan ketemu mantan baik dalam wilayah kerja atau berpapasan sekadar bertegur sapa. Ini jadi salah satu penjelasan tentang hubungan kamu dengan si mantan yang sudah jauh berbeda.

7. Menunjukan kedewasaan diri
Kedewasaan bukan diraih berdasarkan usia seseorang tapi kedewasaan itu sebenarnya berlandaskan pada bagaimana seseorang dalam bersikap. Mengundang mantan juga merupakan salah satu sikap paling berani dan dewasa, karena enggak semua orang berani untuk melakukan hal tersebut. Kedewasaan diri akan kamu rasakan jika kamu bisa berdamai dengan masa lalu.

8. Mengetahui kamu pernah menyakitinya atau enggak
Jujur pasti banyak dari kalian yang enggak sadar telah menyakiti perasaan seseorang, iya kan? Cara halus untuk mengetahuinya itu bisa dengan mengundang mantan. Kalau mantan kamu memang enggak tersakiti pastinya si mantan bakal tetap hadir tapi jika mantan kamu pernah terlukai pasti pilihannya adalah tidak hadir ke acara pernikahan kamu.

9. Mengenalkan istri kamu ke mantan
Mengundang mantan ke pernikahan kamu tentunya tergantung pada pertimbangan kamu dan pasangan, jangan sampai melangkahi satu sama lain. Niat baik ini juga jangan sampai salah diartikan, makanya kamu perlu menyesuaikan dengan situasi dan karakter mantan kamu ya!

Manfaat Tradisi Kue Pengantin

Sebuah acara pernikahan rasanya tak lengkap jika tidak disertai dengan kue pengantin. Bentuk kue pengantin pun beragam, mulai dari kue bertingkat sampai kue yang disusun seperti sebuah menara. Tak hanya itu saja, tradisi kue pengantin juga berbeda-beda di setiap wilayah dan negara. Padahal awalnya, kue pengantin dihadirkan untuk melempar kedua pengantin. Berikut ini manfaat dari prosesi pernikahan :

1. Sebagai saksi awal kisah jalinan cinta
Kue pengantin yang bertingkat-tingkat serta mempunya bentuk dan warna yang unik ternyata tak hanya mempercantik dekorasi ruangan aja loh. Lebih dari itu juga sebagai saksi awal kisah jalinan cinta dua pasang kekasih yang baru diikatkan dalam sebuah ikrar sehidup semati. Dengan dipotongnya kue pengantin bersama-sama, maka makna kue pengantin pun dapat menjadi saksi kerja sama kedua pasangan pengantin dalam mengarungi bahtera kehidupan rumah tangga.

2. Sebagai sebuah pengharapan dari kedua kekasih
Di belahan dunia lainnya khususnya di Eropa, kue pengantin yang nantinya akan dipotong oleh kedua mempelai merupakan tradisi wajib dalam sebuah pesta perayaan pernikahan. Masyarakat Eropa khususnya Skotlandia dan Inggris percaya bahwasannya makna kue pengantin merupakan simbol kesuburan dan pengharapan akan segera diberikannya keturunan kepada kedua mempelai.

3. Merupakan penggambaran karakter dari mempelai
Selain menjadi daya tarik utama perhatian para tamu undangan dan juga dihidangkan sebagai makanan pencuci mulut, kue pengantin juga merupakan penggambaran dari karakter mempelai yang baru menikah ini. Bener banget, bentuk kue pengantin yang bermacam-macam dan unik dari mulai istana, hati, rumah dan lain sebagainya merupakan gambaran dari karakter kedua mempelai untuk nantinya bersama-sama dalam mengurus rumah tangga. Sederhananya, jika bentuk yang diinginkannya adalah hati maka makna kue pengantinnya adalah cinta yang tulus dan abadi dua orang kekasih. Wih, so sweet yah

Upacara Panggih Resepsi Pernikahan Adat Jawa

Panggih atau temu manten apabila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia adalah bertemu. Bertemunya kedua pengantin untuk pertama kalinya setelah sah sebagai pasangan suami istri. Seperti pada upacara adat pada umumnya upacara panggih mengandung maksud serta makna tertentu dalam pelaksanaannya. Bagaimana tata cara panggih atau temu manten dalam adat jawa. Berikut kami coba untuk menjelaskan tata caranya!

1. Penyerahan Pisang Sanggan
Upacara panggih diawali dengan penyerahan pisang sanggan yang diberikan kepada pihak mempelai wanita dari pihak mempelai pria.

2. Liron Kembar Mayang 
Kemudian dilanjurkan dengan saling menukar kembang mayang antara kedua mempelai yang diwakili oleh saudara-saudara mereka dengan makna dan tujuan bersatunya cipta, rasa, dan karsa demi kebahagiaan dan keselamatan.

3.  Gantel atau Lempar Sirih
Kedua pasangan ini saling melempar sirih yang telah diikat oleh benang berwarna putih dengan harapan semoga semua godaan hilang terkena lemparan itu.

4. Ngidak Endhog (Menginjak Telur)
Acara dilanjutkan dengan menginjak telur ayam yang dilakukan oleh pengantin pria kemudian dibersihkan atau dicuci kakinya oleh pengantin wanita.

5. Sindur dan Timbangan
Menyampirkan kain (sindur) ke pundak pengantin dan dipegang oleh ayah pengantin wanita untuk menuntun pasangan pengantin ke kursi pelaminan dengan harapan keduanya pantang menyerah dan siap menghadapi tantangan hidup. Selanjutnya kedua pengantin duduk di pangkuan ayah pengantin wanita sebagai simbol sang ayah mengukur keseimbangan masing-masing pengantin.

6. Minum Air Degan
Pengantin minum air kelapa dimana air kelapa menjadi lambang air suci, dengan di-kepyok bunga warna-warni dengan harapan keluarga mereka dapat berkembang segalanya dan bahagia lahir batin.

7. Kacar Kucur
Pengantin pria mengucurkan penghasilan kepada pengantin perempuan berupa uang receh beserta kelengkapannya (beras, serta biji-bijian). Di tampung di kantung yang terbuat dari kain, yang bermakna bahwa kaum pria bertanggung jawab memberi nafkah kepada keluarga. Kemudian kain itu diikat lalu diserahkan kepada ibu pengantin wanita memiliki makna membantu orang tua.

8. Dulangan
Pengantin pria membuat nasi kepal tiga kali lalu menyuapinya ke pengantin wanita, maknanya adalah perpaduan kasih pasangan laki-laki dan perempuan.

9. Mapag Besan
Orang tua pengantin wanita menjemput orang tua pengantin pria atau besan. Mapag besan memiliki makna kerukunan antar keluarga kedua mempelai.

10. Sungkeman
Acara terakhir ditutup dengan acara sungkeman. Kedua mempelai berlutut atau jongkok didepan orang tuanya sebagai ungkapan bakti kepada orang tua serta mohon doa restu.

Itulah, prosesi unik pernikahan adat jawa. Jika anda punya calon orang jawa siap-siap ya jangan gugup!

Tips Atasi Rasa Gugup di Hari Pernikahan

Menjelang pernikahan, tidak jarang calon pengantin dilanda rasa grogi dan panik. Mereka khawatir apakah pernikahan akan berjalan lancar atau tidak. Bagaimana cara mengatasinya?

Jika Anda menggunakan jasa wedding organizer, hal pertama yang sebaiknya dilakukan adalah stop meneror mereka dan mencari tahu setiap kemajuan persiapan pernikahan. Tidak perlu juga tiba-tiba berubah menjadi sosok yang senewen. 

Ketika hari-H pernikahan sudah dekat, inilah yang seharusnya Anda lakukan:

1. Sapa tamu Anda
Sebelum acara dimulai, cari wajah familiar di kerumunan orang yang ada. Sapa teman dan kerabat yang hadir dan jangan ragu untuk saling bersenda gurau untuk mencairkan suasana. Semua pujian, semangat dan doa yang mereka berikan tentu akan membuat Anda lebih tenang dan siap.

2. Fokus pada hal yang positif
Daripada mencemaskan bentuk dekorasi pelaminan, jumlah suvenir pernikahan atau hal lainnya, fokus pada hal yang positif. Misalnya, tata rias dan rambut Anda yang memukau dan akan menuai pujian, kehadiran sahabat-sahabat Anda atau status menikah yang akan segera Anda sandang.

3. Hindari kafein
Mungkin Anda pikir beberapa cangkir kopi dapat membantu Anda memulai hari istimewa ini, namun jika Anda mengonsumsi terlalu banyak kafein, hal ini justru dapat membuat Anda semakin gugup. Jantung berdebar dan keringat yang mengalir justru membuat Anda jauh dari ketenangan. Sebagai ganti, hidrasi tubuh dengan air putih.

4. Menghirup Aromatherapy
Kita mungkin sudah mengetahui bersama tentang pengaruh wangi-wangian untuk menenangkan diri kita. Ternyata manusia memiliki kemampuan mengingat berbagai aroma pada kejadian tertentu dan merasakan kembali perasaan yang pernah dirasa. Hal tersebut semoga bisa membantu kita untuk tetap tenang pada saat moment pernikahan. Ada orang yang suka wangi mawar, namun ada juga yang lebih menyukai lavender. Apa aroma pilihan Anda?

5. Perhatikan Asupan Makan & Minum
Ada hal yang diyakini masyarakat tentang pengaruh makan yang enak dengan suasana hati. Menurut sebagian orang, dengan makan dan minum yang enak akan membuat kita lebih tenang. Tentu hal ini tidak berlaku sama pada semua orang. Selain enak, perlu dipikirkan juga soal kecukupan nutrisi, jangan sampai terkena kolesterol berlebih di usia muda akibat makan enak tak terkendali. Perlu juga untuk menjauhi caffein yang tinggi karena bisa membuat emosi meledak-ledak.

6. Kenali Diri Sendiri
Kita mungkin termasuk orang yang introvert atau extrovert. Jika kita introvert, kita bisa jadi butuh ketenangan untuk menghadapi rasa gugup. Cobalah pergi ke gunung atau pantai sendirian untuk menenangkan diri. Namun jika kita termasuk pribadi yang extrovert, bersenang-senang dengan teman-teman akan membuat kita lebih tenang. Yang paling penting adalah memperbaiki pola pikir kita tentang pernikahan. Saat kita menganggap bahwa pernikahan adalah upaya mendekatkan diri kepada Nya, dan kita siap dengan konsekuensinya, insyaa Allah itu akan membuat kita lebih tenang ketika proses ijab qabul maupun pesta pernikahan.

Anti Gugup Ijab Kabul

Dari serangkaian panjang acara pernikahan, yang paling ditunggu-tunggu dan membuat deg-degan adalah prosesi ijab kabul. Konon, bumi dan seisinya terguncang saat para lelaki mengucapkan kalimat ini. Tak ayal, peristiwa hebat itu pun membuat kaum adam gemeteran dan grogi berat sebelum melakukannya. Salah sedikit, ijab kabul yang harusnya sakral dan mengharukan bisa berubah jadi konyol dan ditertawakan.

Kedengarannya memang sederhana, tapi upacara ijab qabul tidaklah sesimpel kelihatannya. Khususnya bagi para calon mempelai laki-laki, pasti akan mengalami grogi serta gugup sehingga berakibat pada salahnya mengucapkan kalimat ijab qabul. Untuk menghindari hal itu, tak ada salahnya jika kamu menerapkan tips dan trik yang akan di bahas di bawah ini!

1. Latihan mengucapkan Ijab kabul
Merasa gugup itu wajar aja apalagi ijab kabul adalah janji suci yang diucapkan dengan keadaan yang sangat khidmat. Tapi untuk membiasakan lidahmu mengucapkan kalimat ijab kabul butuh yang namanya latihan. Coba latihan dengan saudara dirumah sehingga kamu terbiasa melafalkannya. Kalau sudah terbiasa biasanya kamu lebih mudah mengingat kalimatnya dan memperkecil kemungkinan untuk salah ucap.

2. Berkumpul dengan sahabat
Lelah mengurus segala keperluan pernikahan bisa juga menimbulkan kepanikan apalagi jika sadar bahwa hari sudah semakin dekat. Ngga ada salahnya untuk meluangkan waktu berkumpul dengan para sahabat untuk melupakan kepanikan. Hal simpel seperti mengobrol dengan canda tawa bersama para sahabat bisa membuatmu lebih rileks menghadapi hari spesial.

3. Rileks dan berdoa
Segugupunya kamu coba untuk merilekskan pikiran. Salah satunya dengan berdoa dan tidak terlalu dijadikan beban yang berlebihan. Oh iya ngga ada salahnya juga untuk berpuasa menjelang hari pernikahan agar kamu bisa diberikan kemudahan dan kelancaran.

4. Berpikir Positif
Kepanikan terjadi biasanya karena para calon pengantin terlalu memikirkan hal – hal yang tidak perlu dan malah mengganggu pikiran. Cobalah untuk berpikir positif dan mengingat hal yang bagus – bagus saja. Sehingga calon pengantin akan semakin termotivasi dan optimis untuk melakukan dengan lancar.

5. Istirahat Cukup
Menyambut hari bahagia tentunya harus terpancar dari raut wajah yang berseri. Jangan sampai kamu terlihat letih karena terlalu sibuk mengurus persiapan pernikahan hingga kurang istirahat. Selain mengganggu penampilan juga bisa merusak mood. Kalau mood udah rusak biasanya kamu akan lebih mudah cranky dan kebayang dong gimana mau konsentrasi untuk melafalkan ijab kabul. Jadi jangan sepelekan untuk beristirahat yang cukup mendekati hari H ya guys.

Harapan Keberkahan Menuju Pernikahan

Pengajian pernikahan merupakan acara yang banyak dilaksanakan bagi calon pengantin muslim yang akan menikah. Acara pengajian pernikahan bukanlah hal yang wajib untuk dilaksanakan, namun dengan ada pengajian sebelum menikah, maka diharapkan dapat membawa keberkahan dan kelancaran menuju hari-H.

Terkadang dalam pelaksanaan pengajian, ada calon pengantin yang melanjutkan dengan acara adat siraman, atau ritual adat lainnya. Berikut kita berikan tips mempersiapkan acara pengajian sebelum menikah.

1. Busana muslim
Untuk menyesuaikan acara, busana yang dipakai pada pengajian pun busana muslim. Model busana muslim yang paling sering dipakai seperti kaftan atau gamis lengkap dengan detil yang mempercantik penampilan. Detil yang dimaksud dengan mengaplikasikan bebatuan atau bordir. Dipadukan dengan kerudung berwarna senada dengan baju yang dipakai.

2. Makanan
Ada dua pilihan makanan yang dapat dipilih, ingin makan di tempat atau memberikan “berkat” nasi kotak untuk dibawa pulang. Terserah ingin memilih yang mana. Tetapi yang paling banyak dipilih oleh kebanyakan calon pengantin adalah dengan memberikan “berkat” yang dirasakan lebih mudah dan praktis tanpa harus menyiapkan katering prasmanan. Selain itu juga rumah yang sering dijadikan tempat pengajian tidak repot harus dibersihkan rumah akibat sisa makanan.

3. Souvenir
Untuk acara pengajian,beberapa barang seperti sajadah, mukena, sarung, tasbih atau kerudung kerap dijadikan pilihan untuk suvenir. Jika ingin harga yang terjangkau, Pasar Tanah Abang banyak menjual kebutuhan suvenir dari yang murah hingga yang mahal. Jangan lupa untuk mencantumkan kartu ucapan terima kasih. Buat yang simpel saja dengan kertas concorde yang bisa di-print sendiri, lalu masukkan dalam goodie bag. Terdapat pilihan goodie bag dari kertas atau kain bahan yang dapat dipesan lebih dulu.

4. Buku pengajian
Sebenarnya untuk membuat buku pengajian, percetakan sudah memiliki template tanpa harus repot membuat sendiri. Tetapi semua kembali kepada calon pengantin, apakah memilih mengikuti template dari percetakan atau ingin memiliki buku pengajian dengan menyusun sendiri. Cetaklah buku pengajian sedikit lebih banyak dari jumlah undangan yang disebar untuk mengantisipasi buku pengajian bermasalah atau tamu yang datang lebih. Apabila masih belum tahu lokasi percetakan, di Pasar Tebet banyak berjejer toko percetakan yang dapat disesuaikan dengan budget.

Proses dan Tata Cara Siraman Pengantin

Hallo guys.. kali ini saya akan memberikan beberapa contoh ataupun tata cara dalam upacara siraman pengentin untuk adat jawa yang bisa kalian jadikan beberapa refrensi untuk melaksanakan upacara siraman adat jawa ini.

Upacara siraman biasanya dilakukan oleh para pinisepuh atau orang-orang yang telah tua dan dituakan,  terutama orang yang telah mempunyai cucu atau setidak-tidaknya orang tua yang telah berputra dan mempunyai budi perilaku yang dapat dijadikan teladan karena akan diminta berkahnya.
Untuk lebihnjealsnya, simak uraian berikut ini :

Upacara Siraman
1.Sungkem kepada kedua orang tua.
2.Calon pengantin diapit bapak dan ibu menuju tempat siraman.
3.Mulai siraman 1 – 7 atau 9.
4.Bilas kendi oleh ayah dan pecah kendi oleh ibu .
5.Bapak ibu memotong tumpeng dan menyuapkan kepada calon pengantin
6.Bapak ibu mengapit calon pengantin menuju ruang rias kembali.
7.Bapak ibu berjualan dawet.
8.Ramah tamah dan makan – makan

Perlengkapan
1. Air dari sumber
Air bersih dari sumber mata air dipakai untuk memandikan calon pengantin agar menjadi murni/suci dan bersih lahir batin. Hal ini merupakan persiapan untuk menyambut kedatangan sang bidadari yang akan turun dari kahyangan (surga) untuk memberikan doa restu dan ikut mempercantik putrinya yang akan melangsungkan pernikahan.

2. Kembang Setaman (bunga sritaman)
Kembang setaman merupakan bunga-bunga yang tumbuh di taman seperti mawar, melati, kanthil dan kenanga. Bunga-bunga ini ditaburkan ke dalam air yang akan dipakai untuk supaya menjadi harum.

3. Konyoh Manca Warna
Konyoh merupakan lulur/bedak basah yang dibuat dari tepung beras dan kencur serta bahan pewarna. Manca atau panca (lima) warna (warna maksudnya lima macam warna). Jadi Konyoh Manca Warna artinya lulur yang terdiri dari lima macam warna, meliputi merah, kuning, hijau, biru dan putih. Konyoh ini berfungsi sebagai sabun yang dapat menghaluskan tubuh.

4. Landha merang, santan kanil, air asem
Landha merang (abu merang yang direndam dalam air) yang berfungsi sebagai shampo, sanatan kanil (air perasan parutan kelapa yang kental) yang berfungsi untuk menghitamkan rambut dan air asem digunakan sebagai conditioner. Apabila ingin praktis dapat diganti dengan shampo dan conditioner yang banyak dijual di pasaran.

5. Dua butir kelapa yang sudah tua
Kedua kelapa ini sebagian sabutnya diikat menjadi satu dan dimasukkan ke dalam air yang sudah ditaburi kembang setaman.

6. Alas Duduk
Alas duduk calon pengantin dalam upacara siraman terdiri dari:
-Sehelai kain jingga atau berwarna merah tua.
-Sehelai kain letrek berwarna kuning
-Sehelai kain motif pulo watu, yaitu kain lurik berwarna putih berlerek/bergaris hitam.
-Sehelai kain motif yuyu sekandang, yaitu kain lurik tenun berwarna coklat bergaris-garis berwarna kuning.
-Empat macam kain motif bango tulak, yaitu kain yang tengahnya berwarna putih dan tepinya berwarna tua yaitu biru tua, kunjng, hijau, dan merah.
-Dlingo bengle
-Daun-daunan yang terdiri dari daun kluwih, daun kara, daun apo-apo. daun awar-awar daun turi, daun dhadhap srep, alang-alang, dan duri kemarung.
-Sehelai mori(kain putih) dan sehelai kain.
-Klasa bangka, yaitu tikar berukuran sekitar setengah meter persegi yang terbuat dari pandan

7. Sehelai mori berukuan dua meter
Kain putih palos ini dikcnakan pada saat upacara siraman dan kain batik untuk alas sebelum memakai mori.

8. Sehelai kain motif grompol dan sehelai kain motif nagasari
Kain motif rompol dan nagasari ini bisa diganti dengan motif Iain yang juga bermakna positif (baik), misalnya: motif sidamukti, sidaasih, semen raja, semen rama, sidaluhur.

9. Sabun dan handuk
Dimaksudkan untuk membersihkan dan mengeringkan badan.

10. Kendhi atau klenthing
Kendi ini berisi air bersih yang digunakan untuk menutup dan mengakhiri upacara siraman.

11. Sajen Siraman
Sajen siraman meliputi:
-Tumpeng robyong
-Tumpeng gundhul
-Dahar asrep-asrepen
-Satu sisir pisang raja dan satu sisir pisang pulut masing-masing berjumlah genap.
-Buah-buahan lengkap (pala gumantung, pala kependem direbus, dan pala kesampar).
-Empluk-empluk diisi bumbu dapur lengkap
-Satu butir telur ayam karnpung
-Satu butir kelapa yang sudah dikupas
-Satu tangkep (tangkup) gula kelapa
-Juplak/damar/pelita, sama dengan sajen tarub
-Kembang telon (kanthil, melati, kenanga)
Tujuh macam jenang-jenangan  diantaranya adalah Jadah jenang dodol, wajik, kacang tanah yang masih ada kulitnya direbus. Satu ekor ayam jantan: Ayam jantan sebagai syarat sajen siraman dan kerik ini setelah selesai dapat diberikan kepada periasnya

Manfaat di Pingit Sebelum Menikah

Kita pasti tidak asing lagi dengan istilah prosesi pingitan pernikahan adat jawa. Tradisi yang identik dengan adat Jawa ini dilakukan oleh pasangan yang akan segera menikah. Biasanya tradisi pingitan ini lebih kepada si calon perempuan.

Pingitan ini memiliki tujuan yang baik. Yaitu menjaga kedua mempelai dari marabahaya dengan cara ‘dipingit’. Dipingit disini berarti kedua calon pengantin dilarang bertemu hingga hari H pernikahan loh. Dan khusus calon pengantin perempuan, dilarang untuk beraktivitas keluar rumah apalagi pergi ke mall.

Kepercayaan dari pingitan ini sendiri yaitu calon pengantin memiliki ‘darah manis’, sehingga rentan akan gangguan yang sifatnya tidak terlihat. Maka untuk menjaga hal tersebut, prosesi pingitan pernikahan adat jawa dilakukan. Selain itu, calon pengantin perempuan juga akan terlihat ‘manglingi’ pada saat hari H berlangsung, hal ini dikarenakan aura calon pengantin perempuan lebih terpancar.
Untuk lebih jelasnya, Simak uraian berikut ini ya!

1. Menjaga Kebugaran Pengantin
Alasan kenapa calon mempelai harus dipingit yaitu, untuk menjaga kebugaran dan tidak kelelahan menjelang hari pernikahan dan juga agar tetap terlihat segar dihari H-nya nanti. Menjaga calon pengantin untuk diam di rumah menjelang pesta pernikahan juga berguna untuk menjaga stamina calon pengantin. Pasalnya, di hari bahagianya tersebut, ia akan dipajang seharian dan harus mengikuti serangkaian prosesi yang akan menyita stamina dan energinya. Jadi, pingitan itu salah satu cara untuk menjaga stamina para calon pengantin lho.

2. Menjaga Aura Kecantikan
Selain menjaga kebugaran menjelang hari pernikahan, waktu pingintan juga digunakan untuk merawat tubuh dan aura kecantikan sang mempelai. Karena kalau kamu tidak keluar rumah dalam seminggu, kulitmu akan menjadi lebih segar ditambah dengan perawatan maksimal selama menjelang pernikahan. Jadi, saat hari H tiba, aura kecantikanmu akan terpampang dengan jelas dan mempesona.

3. Membuat Pasangan Memiliki Rasa Rindu yang Menggebu
Mungkin sebelumnya kamu bertemu dengan pasangan beberapa waktu dalam seminggu. Coba bayangkan untuk menahan rasa rindu dan bertemu dipelaminan? Bukankah itu sebuah obat kangen yang paling membahagiakan? Salah satu fungsi pingitan itu juga untuk membuat kangen dan menggandakan perasaan bahagia di hari pernikahan kalian tersebut.

4. Memberikan Waktu untuk Merenung
Sebelum menikah banyak hal yang harus dipersiapkan, bukan hanya finansial dan fisik tapi yang terpenting adalah mental. Nah, diwaktu ini kita bisa meraba diri sendiri apa saja yang perlu dipersiapkan dalam pernikahan tentunya di barengi dengan membaca banyak literature biar tidak kesasar. Mengenali potensi diri dalam membangun keluarga nantinya.

5. Untuk Pelatihan Sebelum Menempuh Hidup Berumah Tangga
Seorang calon pengantin wanita yang sedang menjalani masa pingitan, mendapat pelatihan dari keluarga pengantin yang berkaitan dengan pekerjaan rumah tangga. Tujuannya, selain menghilangkan kebosanan tentu saja sebagai persiapan bagi dia untuk menjalani kehidupan barunya nanti sebagai ibu rumah tangga.

6. Melatih Kesabaran
Karena masa pingitan yang lama, dari satu minggu hingga dua minggu, atau bahkan satu hingga dua bulan, otomatis kesabaran sang calon pengantin pun diuji, agar kelak saat menjalani kehidupan berumah tangga selalu dapat berhati-hati dalam mengambil segala keputusan.

7. Terhindar dari Mara Bahaya
Di lain pihak juga ada kepercayaan dari masyarakat yang percaya bahwa prosesi pingitan bagi calon pengantin bertujuan agar calon pengantin mendapat keselamatan dan bebas dari mara bahaya yang bisa saja mengganggu di luar sana.

8.Menjaga Kepercayaan
Selama masa pingitan, kamu diajarkan untuk lebih mempercayai pasangan meskipun tidak bertemu untuk waktu yang lama. Hal ini berfungsi saat kalian menjalani hubungan rumah tangga dan saat suami tak sedang berada di rumah, dalam masa tugas di luar kota atau negeri misalnya. Jadi, pingitan mengajarkan kamu untuk tetap percaya dengan pasangan.

Meskipun pingitan terasa menyebalkan, tapi ternyata banyak makna dibaliknya. Tak ada salahnya kan menahan rindu dengan pasangan dalam waktu tertentu.

Tips Membuat Undangan Pernikahan

Kamu sudah memutuskan untuk menikah dalam waktu yang nggak lama lagi, Bela? Tanggal pun sudah ditentukan oleh kedua pihak keluarga? Sekarang adalah waktunya kamu menyiapkan mental, tenaga dan rupiah untuk menyiapkan segala keperluan pernikahan, salah satunya adalah undangan.

Jangan salah, undangan termasuk bagian yang sangat krusial dalam sebuah pernikahan. Kalau memang kamu sudah punya desain keinginan, jangan memesannya dalam waktu yang mepet, ya. Nah, berikut ini adalah tips untuk mempersiapkan undangan pernikahan anda. Simak ya!

1. Tentukan tanggal pernikahan anda. Tentu saja hal ini harus dibicarakan dengan keluarga kedua calon mempelai agar tercapai kesepakatan tanggal pernikahan. Sebisa mungkin tetapkan tanggal pernikahan anda 6 - 8 bulan sebelum hari H sehingga anda masih banyak waktu untuk menentukan vendor atau jasa layanan WO.

2. Menentukan jumlah tamu yang akan anda undang. Hal ini akan berpengaruh dengan pengeluaran anggaran di pesta pernikahan anda yang nantinya akan menjadi acuan dalam penyediaan makanan dan minuman saat pesta pernikahan digelar serta pembuatan undangan.

3. Tentukan budget yang anda siapkan. Dengan menentukan anggaran pesta pernikahan menghindari terjadinya kekurangan perlengkapan pernikahan maupun over budget. Kita bisa berkonsultasi dengan WO. Biasanya WO akan menyodorkan paket pernikahan dengan harga bervariasi, untuk itu anda bisa memilih sesuai budget.

4. Menentukan Tempat ( baik gedung ataupun di rumah ) pilihlah gedung sesuai dengan kapasitas jumlah undangan yang anda buat. Contoh, jumlah undangan 500, jika satu undangan ditujukan untuk orang yang sudah mempunyai pasangan atau berkeluarga maka yang hadir dihitung 2 orang, jadi akan diasumsikan, tamu yang hadir adalah 1000 orang.

5. Segeralah mendaftar di KUA atau gereja di mana anda akan melaksanakan akad nikah/pemberkatan nikah.

Hal ini penting, jangan sampai jadwal yang sudah anda susun didahului orang lain. Nantinya akan berpengaruh dalam penulisan tanggal dan jam akad nikah di undangan pernikahan.

6. Pembuatan Undangan. pembuatan undangan paling lambat dibuat minimal 3-2 bulan sebelum hari H, dan pembagian undangan dilakukan idealnya 2 minggu sebelum hari H.

7. Setelah semua ditetapkan, baik dari tanggal sampai undangan barulah anda mencari vendor-vendor kelengkapan lainya baik berupa katering, dekorasi, foto dan Video, tata rias dan lain-lain.

Nah, itulah sedikit tips dari kami. Semoga bermanfaat ya!


Tradisi Jawa Pilih Tanggal dan Hari Pernikahan

Kita semua meyakini bahwa semua hari itu pasti baik, apalagi untuk melangsungkan pernikahan. Pernikahan adalah sebuah niat baik yang didasarkan atas sunah Rasulullah untuk mencapai rahman dan rahim nya Allah. Namun tetap saja dalam adat Jawa pasti ada hari yang dianggap paling baik untuk melangsungkan pernikahan. Weton kelahiran mempelai berdua adalah dasar perhitungan hari baik dimana pada hari itulah diyakini masyarakat Jawa sebagai hari keberuntungan dan keselamatan. Nah, bagaimana hitungan hari baik pernikahan berdasarkan weton dalam adat Jawa?

Dalam kehidupan masyarakat Jawa yang masih memegang budaya dan kepercayaan tradisional dikenal adanya istilah ‘hari baik’ dan ‘hari buruk’. Maksudnya, ada suatu kepercayaan bahwa hari-hari dalamkehidupan manusia mempunyai pengaruh kegaiban tertentu bagi manusia,ada yang pengaruhnya baik, ada yang pengaruhnya buruk, dan pengaruh tersebut dapat berpengaruh terhadap kehidupan manusia secara jangka panjang.

Tidak terkecuali pernikahan yang merupakan salah satu titik terpenting dalam hidup manusia. Kami memasang perhitungan hari baik ini sebagai masukan untuk pasangan yang sedang memilih hari baik pernikahan.

Nah, bagaimana hitungan hari baik pernikahan berdasarkan weton dalam adat Jawa?

1. Melihat “neptu”
Dalam tahap awal, calon pengantin akan dilihat neptu atau nilainya. Caranya dengan menghitung berapa jumlah huruf dari nama kedua calon pengantin. Dan cocokkan pula dengan tanggal, bulan, tahun lahir dan bila perlu sertakan jam lahir.

2. Cocokkan dengan primbon
Dari hasil yang telah dihitung tadi akan dicocokkan dengan primbon. Primbon adalah buku panduan yang berisi tentang perhitungan dan ramalan kehidupan manusia meliputi mimpi hingga jodoh.

3. Apabila calon pengantin memiliki weton yang sama
Kedua calon pengantin yang memiliki weton yang sama disarankan menikah di hari lain. Maksudnya apabila calon pengantin pria lahir saat wage, dan calon pengantin wanita juga sama lahir saat wage. Maka dianjurkan hari pernikahan dilaksanakan pada hari lain seperti pahing, pon atau kliwon, kecuali wage.

4. Untuk memperoleh keselamatan dan kelancaran
Selain untuk mendapatkan kelanggengan, makna lain yang terkandung dalam menentukan hari baik ialah untuk keselamatan dan kelancaran segala hal yang terdiri dari lima poin penting. Lima poin penting yang dimaksud adalah kebutuhan mencukupi sandang-pangan-papan, tercapainya kesehatan lahir batin, mendapat kedudukan yang baik, keselamatan jiwa, dan menyangkut ketika menghadapi ajal.

Wajib Kursus Sebelum menikah

Pemberian pembekalan pengetahun bagi calon pasangan pengantin sebenarnya sudah ada. Namun, tidak semua calon pengantin diwajibkan mengikutinya dan pembekalannya juga dilakukan langsung oleh pegawai pencatat nikah atau penghulu dari Kantor Urusan Agama (KUA) bersamaan dengan pemeriksaan kelengkapan surat dan administrasi untuk melangsungkan akad pernikahan.

Karena terus meningkatnya jumlah kasus perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) disikapi serius oleh Departemen Agama (Depag). Lembaga yang mengurusi masalah keagamaan ini mewajibkan pasangan calon suami istri untuk mengikuti kursus calon pengantin (suscatin).

Konseling pernikahan bukan hanya kegiatan “formalitas” yang dilakukan sebelum menikah. Kegiatan ini justru punya banyak manfaat untuk kamu dan pasangan sebelum mengarungi rumah tangga bersama. Apa saja manfaatnya?

1. Perencanaan Keluarga yang Baik
Melalui konseling pernikahan, kamu dan pasangan akan diberikan bekal informasi mengenai perencanaan keluarga yang baik. Mulai dari bagaimana cara menghadapi isu rumah tangga, membangun komunikasi yang efektif dengan pasangan dan mertua, mengelola keuangan keluarga, hingga peran dan tanggung jawab suami-istri. Dengan begitu, kamu dan pasangan akan memiliki bekal yang cukup untuk membangun keluarga yang harmonis.

2. Mencegah Perceraian
Sebuah studi melaporkan bahwa pasangan yang pergi ke konseling pernikahan berisiko lebih kecil untuk bercerai dibandingkan dengan mereka yang tidak datang. Ini karena melalui konseling pernikahan, kamu dan pasangan akan diajak untuk mengidentifikasi ketakutan, nilai-nilai, keyakinan, kebutuhan, dan keinginan dalam membina rumah tangga kelak. Dengan begitu, kamu dan pasangan akan berupaya bersama untuk melawan rasa takut dan menerapkan nilai-nilai yang diyakini untuk mewujudkan rumah tangga yang diharapkan

3. Berbagi Pengalaman dengan Konselor
Minimnya pengalaman tak jarang membuat hubungan pasangan menjadi renggang. Oleh sebab itu, melalui konseling pernikahan, kamu bisa bertanya tentang cara membangun rumah tangga yang baik dengan konselor, seseorang yang sudah dianggap memiliki pengalaman yang cukup untuk membantu pasangan menyelesaikan masalah rumah tangga. Jadi, kamu dan pasangan akan memiliki “rambu-rambu” sebelum mengambil langkah besar kedepannya.

4. Mempersiapkan Kehamilan dengan Baik
Hal lain yang juga dibahas dalam konseling pernikahan adalah cara mempersiapkan kehamilan dengan baik. Ini termasuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk hamil, menghitung jarak kehamilan yang aman, menyusun langkah-langkah untuk mempersiapkan kehamilan dan persalinan, hingga cara membesarkan anak kelak (termasuk pola asuh, menentukan pendidikan, dan lain-lain).

Hantaran Belanja

Seserahan sudah menjadi bagian yang umum dalam rangkaian pernikahan di Indonesia. Seserahan yang dulu tidak wajib hukumnya, kini sudah mengakar budaya dan menjadi bagian dari prosesi pernikahan.

Seserahan merupakan simbolik dari pihak pria sebagai bentuk tanggung jawa ke pihak keluarga, terutama orang tua calon pengantin perempuan. Untuk adat istiadat di Jawa (Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur) biasanya seserahan diberikan pada saat malam sebelum akad nikah pada acara midodareni untuk adat Jawa dan ngeyeuk seureuh untuk adat Sunda. Tetapi ada juga yang melakukan seserahan pada saat acara pernikahan.

Saat ini, jumlah dan jenis hantaran disesuaikan atas kesepakatan bersama. Bahkan seringkali, justru pengantin wanitalah yang memilih sendiri barang-barang kebutuhannya. Barang-barang yang lazimnya menjadi barang seserahan adalah:

1. Perhiasan
Hantaran seserahan pernikahan lainya adalah perhiasan. Walaupun ini menjadi ngga wajib, namun kebanyakan pasangan mempersiapkan hantaran perhiasan ini sesuai yang diinginkan oleh sang wanita. Lalu gimana untuk jenisnya ataupun detil perhiasannya, lebih baik kalian berdua mendiskusikannya lebih dulu ya. Dan ingat juga sesuaikan budget kalian, jangan sampai ada yang merasa diberatkan hanya karena hantaran dalam persiapan pernikahan.

2. Pakaian
Gimana dengan seserahan pernikahan pakaian? ini sepertinya sudah menjadi daftar wajib yang harus dipenuhi ya. Pakaian ini bisa pakaian formal seperti dress, kebaya, ataupun casual attire. Yang pasti sih biasanya membeli persiapan pernikahan yang satu ini perlu sang wanita yang langsung memilihnya, sehingga model dan jenis ukuran lebih sesuai yang diinginkan.

3. Sepatu
Hantaran pakaian atau dress ngga lengkap rasanya tanpa memberikan sepatu. Sepatu yang diinginkan lagi-lagi perlu dari keinginan sang calon pengantin wanita, jadi bisa terpakai kan. Percuma juga kalau kamu membelikannya tanpa menanyakan model yang disukainya, yang ada hanya akan koleksi yang dipajang saja setelahnya.

4. Kosmetik
Makeup atau kosmetik rasanya sudah satu paket bagi kebutuhan wanita. Agar calon istrimu bisa terus tampil cantik, maka hantaran persiapan pernikahan berikut wajib kamu berikan. Oh iya! Jangan sampai membeli produk kosmetik tanpa menanyakan kepada calonmu ya, karena biasanya sangat sensitif dengan produk makeup.

5. Perlengkapan Ibadah
Perlengkapan ibadah masuk ke dalam daftar hantaran seserahan pernikahan yang perlu di beli. Alat ibadah adalah sebagai simbol dasar rumah tangga yang selalu mengingat Tuhan.

6. Makanan
Makanan adalah bentuk hantaran manis yang menyimbolkan agar harapan rumah tangga kalian kelak diliputi dengan kebahagiaan dan kisah manis. Biasanya isi makanan ini berupa buah – buahan, kue kering, cake, hingga saat ini banyak yang meminta cemilan coklat yang menjadi favorit sang wanita.

Barang seserahan diatas tidak mutlak tetapi dapat disesuaikan dengan kebutuhan, selera dan budget. Intinya barang seserahan biasanya adalah barang yang biasa dipakai calon pengantin perempuan.

Proses Menuju Pertunangan yang Dinantikan

Prosesi lamaran pernikahan merupakan acara yang dinantikan oleh calon pengantin beserta keluarganya. Pada saat inilah, pihak keluarga pria secara resmi meminang sang mempelai wanita untuk memasuki jenjang pernikahan. Biasanya, acara lamaran dilakukan sekitar tiga hingga enam bulan sebelum hari pernikahan diadakan.

Banyaknya ragam tradisi pernikahan seringkali menimbulkan kebingungan ketika menyusun konsep dan rundown acara lamaran. Padahal, ada garis besar acara yang dapat diterapkan untuk lamaran dengan adat apa pun. Simak artikel berikut untuk mendapatkan gambaran umum akan susunan acara lamaran yang lazim diadakan di Indonesia.

1 Kedatangan rombongan keluarga calon mempelai laki-laki
2. Pembukaan oleh Pambiworo (MC), dalam pembukaan ini biasanya pihak MC akan menjelaskan sedikit tentang acara yang sedang berlangsung, memberi ucapan selamat datang dan membacakan rangkaian acara yang akan dilangsungkan.
3. Pembacaan ayat suci Alquran (jika ada),
4. Perwakilan keluarga calon pengantin pria memperkenalkan diri dan menyampaikan maksud kedatangannya.
5. Perwakilan keluarga calon pengantin wanita memberi sambutan selamat datang dan memberikan jawaban dari maksud kedatangan keluarga calon pengantin pria.
6. Prosesi tukar cincin yang dilakukan oleh kedua orang tua kepada calon mempelai. Orang tua mempelai laki-laki memakaikan cincin ke calon mempelai perempuan, dan orang tua mempelai perempuan memakaikan cincin ke calon mempelai laki-laki. Cincin biasanya akan dipasangkan di jari manis sebelah kiri, dan setelah minikah akan dipindahkan ke jari manis sebelah kanan.
7. Doa Penutup, acara ini dilakukan agar segala sesuatu yang telah rencanakan dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan.
Sesi ramah-tamah, biasanya diisi dengan acara makan-makan, ngobrol, hiburan dan foto-foto.

Selanjutnya ada beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum prosesi lamaran. Heem, apa saja ya kira-kira, yuk simak uraian berimut ya!

1. Pastikan kamu dan pasanganmu sudah benar-benar yakin satu sama lain
Penting sekali bagimu dan pasangan agar merenungkan hal ini sebelum kalian memutuskan untuk menggelar acara lamaran. Tanyakan pada diri kalian masing-masing apakah dia adalah pilihan terbaik yang telah dikirimkan Tuhan? Jika jawabannya iya, kamu boleh bersyukur karenanya.

2. Dukungan dan restu kedua keluarga harus kalian kantongi
Setelah sama-sama yakin, tahap selanjutnya adalah meminta restu kedua keluarga untuk menggelar acara lamaran. Tentu saja acara lamaran tidak bisa sembarangan dilakukan tanpa mendapat restu dari keluarga karena lamaran harus melibatkan peran serta keluarga besar yang kalian miliki.

3. Tentukan tanggal dan tempat acara lamaran
Saat restu sudah kalian dapatkan, tentukan tanggal dan tempat dimana acara lamaran akan dilaksanakan. Lazimnya acara lamaran digelar di kediaman sang wanita. Namun bila situasi tidak memungkinkan, kalian bisa mencari alternatif lain seperti misalnya di restoran.

4. Persiapkan hantaran yang sesuai dengan kebutuhan pasanganmu
Pihak prialah yang biasanya menyiapkan hantaran saat akan melamar wanitanya. Bila kamu bingung tentang barang yang akan kamu jadikan hantaran, tanyakan saja pada pasanganmu atau keluargamu yang sudah berpengalaman. Barang-barang yang dijadikan hantaran saat lamaran biasanya perlengkapan wanita dari ujung kepala hingga ujung kaki. Dan saran dari mereka dapat sangat membantumu, lho!

5. Pilihlah anggota keluarga besar yang akan kalian undang di acara lamaran nanti
Pada prosesi lamaran, tak harus semua keluarga besar kamu undang jika memang kamu memiliki keterbatasan budget. Undang saja anggota keluarga yang menurutmu berperan penting dalam acara lamaran atau undanglah yang dekat denganmu.

6. Tentukan siapa yang akan menjadi perwakilan keluarga saat melamar nanti
Dari pihak pria maupun wanita lazimnya menunjuk satu orang pembicara untuk berbicara atau melakukan ramah tamah di hadapan keluarga besar yang datang. Perwakilan keluarga ini biasanya dipilih berdasarkan hasil musyawarah dari keluarga besar masing-masing.

7. Tak lupa siapkan pula tanggal pernikahan sebelum melakukan lamaran
Dan yang terakhir bila kamu hendak melakukan lamaran dalam waktu dekat, jangan lupa pula menyiapkan tanggal pernikahan yang nantinya akan diumumkan saat acara lamaran berlangsung. Bila ada yang kurang setuju dengan tanggal tersebut, kalian bisa menggantinya sesuai kesepakatan bersama agar semua keluarga dapat hadir di acara pernikahan kalian.

Dengan mempersiapkan hal-hal di atas, semoga prosesi lamaranmu dengan pasangan dilancarkan!


Pertunangan dan Tujuannya

CINCIN pertunangan memiliki simbol-simbol khusus sejak digunakan pertama kali di jaman Romawi kuno. Jaman dulu cincin sudah dipakai sebagai tradisi untuk mengikat janji setia pasangan. Tradisi itu kemudian mengalami perubahan dan penyesuaian dari waktu ke waktu hingga sekarang.
Cincin dengan bentuknya yang bulat menjadi simbol bahwa cinta tidak akan pernah berakhir hingga maut memisahkan. Cincin diberikan kepada pasangan pengantin sebagai tanda pengikat bahwa pasangan tersebut sudah ada yang memiliki. Selama bertahun-tahun lamanya, cincin pertunangan juga menjadi lambang dari kesejahteraan pasangan dan kemampuan istri dalam menjaga suaminya nanti.

Ada begitu banyak lambang manfaat pertunangan yang sebaiknya diketahui oleh pasangan sebelum menikah, yuk simak artikel berikut :

1.Kesadaran bahwa Anda telah menemukan pasangan hidup Anda
Tidak tahu berapa lama bagi Anda untuk bertemu dengan Mr. Right. Mungkin Anda belum bertemu dengannya sampai saat-sat terakhir, mungkin Anda telah bersama sejak SMU. Apapun kisah Anda, nikmati bulan-bulan atau tahun-tahun yang berharga ini dimana Anda telah bertunangan dan menyadari bahwa pada akhirnya Anda menemukan cinta sejati, tidak ada lagi pencarian, penantian maupun pertanyaan-pertanyaan mengenai siapa "dia". Dia ada di sini dan dia menginginkan Anda untuk menjadi istrinya. Bukankah itu indah?

2. Merencanakan hari impian Anda
Hari pernikahan. Mungkin Anda telah membayangkan dan memimpikan hal itu sejak kecil ketika ada sepupu Anda yang menikah! Tidak ada yang lebih indah daripada calon pengantin yang merencanakan hari spesialnya dengan orang yang dicintainya. Ini adalah satu-satunya masa dimana Anda akan merasakan pengalaman merencanakan pernikahan – dan setelah semuanya selesai, pernikahan adalah untuk selamanya! Jadi nikmatilah dan bersenang-senanglah selagi Anda bisa!

3. Mempersiapkan hidup bersama
Bulan-bulan ketika Anda telah bertunangan adalah waktu bagi Anda untuk mempersiapkan diri menjadi seorang istri dan ibu bagi anak-anak Anda kelak. Setelah Anda menikah, maka sudah terlambat, tidak ada lagi waktu untuk mempersiapkan diri, inilah saatnya! Jadi, luangkanlah waktu untuk menikmati sedikit nasehat bijak dari wanita yang telah menikah tentang apa artinya menjadi seorang istri dan membaca sebanyak mungkin buku yang bisa Anda dapatkan! Diskusikan keyakinan dan perasaan Anda mengenai perbedaan yang ada dengan tunangan Anda dan cobalah untuk berkompromi dengan beberapa isu yang mungkin telah Anda temukan sebelum Anda menikah. Ini adalah waktu terbaik untuk melakukannya!

4. Memiliki seseorang yang selalu ada bagi Anda
Saya suka masa pertunangan karena saya akhirnya memiliki seseorang yang selalu ada untuk saya. Bukan berarti orang lain tidak bisa melakukannya; saya memiliki teman, ibu dan nenek yang yang selalu siap untuk saya ajak bicara. Tapi bertunangan adalah suatu perasaan mengenai memiliki seseorang yang bisa Anda sentuh, untuk dipeluk dan membuat Anda nyaman dengan cara yang tidak akan bisa dilakukan oleh orang lain. Seseorang yang turut merasakan segala rasa sakit dan juga semangat Anda. Itu sungguh luar biasa! Dan saya yakin ini adalah salah satu hal yang akan menjadi lebih baik setelah menikah. Tapi bagi Anda yang baru bertunangan, perasaan itu akan terasa segar karena Anda baru mengalaminya untuk pertama kalinya.

5. Anda dapat memamerkan cincin berlian Anda
Dengan segala hormat, pada umumnya Anda tidak akan melihat seorang wanita berjingkrak dan mengulurkan tangan kirinya sambil berkata, "Lihat, saya telah dilamar dan akan menikah!" Tapi pemandangan ini sering terlihat di antara para gadis muda yang bertunangan. Berlian itu adalah tanda yang menandakan awal kehidupan baru Anda bersama dengan seseorang yang Anda cintai dan Anda bangga dengan itu. Memamerkan batu mengkilap di jari manis Anda adalah suatu hal yang menyenangkan dari masa pertunangan. Anda hanya bisa melakukan hal itu selama beberapa bulan sehingga manfaatkanlah setiap kesempatan yang ada!

6. Anda akan paham arti komitmen yang sesungguhnya
Sekali pasangan bertunangan, mereka secara terbuka menyatakan kepada dunia "Saya sudah memutuskan untuk menghabiskan sisa hidup saya dengan orang ini." Ini bukan sesuatu yang bisa dianggap enteng! Inilah saatnya untuk mulai tumbuh dewasa sepenuhnya, menghadapi kenyataan, dan menyadari apa arti dari komitmen yang sejati. Arti komitmen bagi seseorang berbeda dengan orang lain. Kata ini memiliki arti yang sama, tapi nilai dan pertimbangan yang dimiliki setiap individu akan pentingnya komitmen itu berbeda. Anda dan tunangan Anda akan berhadapan dengan kenyataan ini dalam waktu dekat dan mungkin hal ini akan menjadi suatu hal yang mengejutkan bahkan menantang perjalanan hidup Anda berdua.

7. Anda akan memiliki mata yang berbinar-binar
Pasangan Ada adalah hal terbaik dalam masa bertunangan. Anda sedang jatuh cinta! Perasaan yang sungguh luar biasa, mungkin perasaan terbaik yang ada di dunia ini! Saya berharap hal ini akan berlangsung selamanya baik bagi saya maupun bagi Anda! Anda dapat menatap calon suami Anda dengan sepenuh hati dan sebuah mimpi tergambar di wajah Anda.

MITOS DAN PANTANG LARANG PERKAWINAN ADAT JAWA

MITOS DAN PANTANG LARANG PERKAWINAN ADAT JAWA. Bagi setiap manusia   p ernikahan merupakan suatu hal yang dianjurkan oleh kepercayaan manus...