Hallo guys.. kali ini saya akan memberikan beberapa contoh ataupun tata cara dalam upacara siraman pengentin untuk adat jawa yang bisa kalian jadikan beberapa refrensi untuk melaksanakan upacara siraman adat jawa ini.
Upacara siraman biasanya dilakukan oleh para pinisepuh atau orang-orang yang telah tua dan dituakan, terutama orang yang telah mempunyai cucu atau setidak-tidaknya orang tua yang telah berputra dan mempunyai budi perilaku yang dapat dijadikan teladan karena akan diminta berkahnya.
Untuk lebihnjealsnya, simak uraian berikut ini :
Upacara Siraman
1.Sungkem kepada kedua orang tua.
2.Calon pengantin diapit bapak dan ibu menuju tempat siraman.
3.Mulai siraman 1 – 7 atau 9.
4.Bilas kendi oleh ayah dan pecah kendi oleh ibu .
5.Bapak ibu memotong tumpeng dan menyuapkan kepada calon pengantin
6.Bapak ibu mengapit calon pengantin menuju ruang rias kembali.
7.Bapak ibu berjualan dawet.
8.Ramah tamah dan makan – makan
Perlengkapan
1. Air dari sumber
Air bersih dari sumber mata air dipakai untuk memandikan calon pengantin agar menjadi murni/suci dan bersih lahir batin. Hal ini merupakan persiapan untuk menyambut kedatangan sang bidadari yang akan turun dari kahyangan (surga) untuk memberikan doa restu dan ikut mempercantik putrinya yang akan melangsungkan pernikahan.
2. Kembang Setaman (bunga sritaman)
Kembang setaman merupakan bunga-bunga yang tumbuh di taman seperti mawar, melati, kanthil dan kenanga. Bunga-bunga ini ditaburkan ke dalam air yang akan dipakai untuk supaya menjadi harum.
3. Konyoh Manca Warna
Konyoh merupakan lulur/bedak basah yang dibuat dari tepung beras dan kencur serta bahan pewarna. Manca atau panca (lima) warna (warna maksudnya lima macam warna). Jadi Konyoh Manca Warna artinya lulur yang terdiri dari lima macam warna, meliputi merah, kuning, hijau, biru dan putih. Konyoh ini berfungsi sebagai sabun yang dapat menghaluskan tubuh.
4. Landha merang, santan kanil, air asem
Landha merang (abu merang yang direndam dalam air) yang berfungsi sebagai shampo, sanatan kanil (air perasan parutan kelapa yang kental) yang berfungsi untuk menghitamkan rambut dan air asem digunakan sebagai conditioner. Apabila ingin praktis dapat diganti dengan shampo dan conditioner yang banyak dijual di pasaran.
5. Dua butir kelapa yang sudah tua
Kedua kelapa ini sebagian sabutnya diikat menjadi satu dan dimasukkan ke dalam air yang sudah ditaburi kembang setaman.
6. Alas Duduk
Alas duduk calon pengantin dalam upacara siraman terdiri dari:
-Sehelai kain jingga atau berwarna merah tua.
-Sehelai kain letrek berwarna kuning
-Sehelai kain motif pulo watu, yaitu kain lurik berwarna putih berlerek/bergaris hitam.
-Sehelai kain motif yuyu sekandang, yaitu kain lurik tenun berwarna coklat bergaris-garis berwarna kuning.
-Empat macam kain motif bango tulak, yaitu kain yang tengahnya berwarna putih dan tepinya berwarna tua yaitu biru tua, kunjng, hijau, dan merah.
-Dlingo bengle
-Daun-daunan yang terdiri dari daun kluwih, daun kara, daun apo-apo. daun awar-awar daun turi, daun dhadhap srep, alang-alang, dan duri kemarung.
-Sehelai mori(kain putih) dan sehelai kain.
-Klasa bangka, yaitu tikar berukuran sekitar setengah meter persegi yang terbuat dari pandan
7. Sehelai mori berukuan dua meter
Kain putih palos ini dikcnakan pada saat upacara siraman dan kain batik untuk alas sebelum memakai mori.
8. Sehelai kain motif grompol dan sehelai kain motif nagasari
Kain motif rompol dan nagasari ini bisa diganti dengan motif Iain yang juga bermakna positif (baik), misalnya: motif sidamukti, sidaasih, semen raja, semen rama, sidaluhur.
9. Sabun dan handuk
Dimaksudkan untuk membersihkan dan mengeringkan badan.
10. Kendhi atau klenthing
Kendi ini berisi air bersih yang digunakan untuk menutup dan mengakhiri upacara siraman.
11. Sajen Siraman
Sajen siraman meliputi:
-Tumpeng robyong
-Tumpeng gundhul
-Dahar asrep-asrepen
-Satu sisir pisang raja dan satu sisir pisang pulut masing-masing berjumlah genap.
-Buah-buahan lengkap (pala gumantung, pala kependem direbus, dan pala kesampar).
-Empluk-empluk diisi bumbu dapur lengkap
-Satu butir telur ayam karnpung
-Satu butir kelapa yang sudah dikupas
-Satu tangkep (tangkup) gula kelapa
-Juplak/damar/pelita, sama dengan sajen tarub
-Kembang telon (kanthil, melati, kenanga)
Tujuh macam jenang-jenangan diantaranya adalah Jadah jenang dodol, wajik, kacang tanah yang masih ada kulitnya direbus. Satu ekor ayam jantan: Ayam jantan sebagai syarat sajen siraman dan kerik ini setelah selesai dapat diberikan kepada periasnya
No comments:
Post a Comment