Sebuah acara pernikahan rasanya tak lengkap jika tidak disertai dengan kue pengantin. Bentuk kue pengantin pun beragam, mulai dari kue bertingkat sampai kue yang disusun seperti sebuah menara. Tak hanya itu saja, tradisi kue pengantin juga berbeda-beda di setiap wilayah dan negara. Padahal awalnya, kue pengantin dihadirkan untuk melempar kedua pengantin. Berikut ini manfaat dari prosesi pernikahan :
1. Sebagai saksi awal kisah jalinan cinta
Kue pengantin yang bertingkat-tingkat serta mempunya bentuk dan warna yang unik ternyata tak hanya mempercantik dekorasi ruangan aja loh. Lebih dari itu juga sebagai saksi awal kisah jalinan cinta dua pasang kekasih yang baru diikatkan dalam sebuah ikrar sehidup semati. Dengan dipotongnya kue pengantin bersama-sama, maka makna kue pengantin pun dapat menjadi saksi kerja sama kedua pasangan pengantin dalam mengarungi bahtera kehidupan rumah tangga.
2. Sebagai sebuah pengharapan dari kedua kekasih
Di belahan dunia lainnya khususnya di Eropa, kue pengantin yang nantinya akan dipotong oleh kedua mempelai merupakan tradisi wajib dalam sebuah pesta perayaan pernikahan. Masyarakat Eropa khususnya Skotlandia dan Inggris percaya bahwasannya makna kue pengantin merupakan simbol kesuburan dan pengharapan akan segera diberikannya keturunan kepada kedua mempelai.
3. Merupakan penggambaran karakter dari mempelai
Selain menjadi daya tarik utama perhatian para tamu undangan dan juga dihidangkan sebagai makanan pencuci mulut, kue pengantin juga merupakan penggambaran dari karakter mempelai yang baru menikah ini. Bener banget, bentuk kue pengantin yang bermacam-macam dan unik dari mulai istana, hati, rumah dan lain sebagainya merupakan gambaran dari karakter kedua mempelai untuk nantinya bersama-sama dalam mengurus rumah tangga. Sederhananya, jika bentuk yang diinginkannya adalah hati maka makna kue pengantinnya adalah cinta yang tulus dan abadi dua orang kekasih. Wih, so sweet yah
No comments:
Post a Comment