Friday, 14 December 2018

Wajib Kursus Sebelum menikah

Pemberian pembekalan pengetahun bagi calon pasangan pengantin sebenarnya sudah ada. Namun, tidak semua calon pengantin diwajibkan mengikutinya dan pembekalannya juga dilakukan langsung oleh pegawai pencatat nikah atau penghulu dari Kantor Urusan Agama (KUA) bersamaan dengan pemeriksaan kelengkapan surat dan administrasi untuk melangsungkan akad pernikahan.

Karena terus meningkatnya jumlah kasus perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) disikapi serius oleh Departemen Agama (Depag). Lembaga yang mengurusi masalah keagamaan ini mewajibkan pasangan calon suami istri untuk mengikuti kursus calon pengantin (suscatin).

Konseling pernikahan bukan hanya kegiatan “formalitas” yang dilakukan sebelum menikah. Kegiatan ini justru punya banyak manfaat untuk kamu dan pasangan sebelum mengarungi rumah tangga bersama. Apa saja manfaatnya?

1. Perencanaan Keluarga yang Baik
Melalui konseling pernikahan, kamu dan pasangan akan diberikan bekal informasi mengenai perencanaan keluarga yang baik. Mulai dari bagaimana cara menghadapi isu rumah tangga, membangun komunikasi yang efektif dengan pasangan dan mertua, mengelola keuangan keluarga, hingga peran dan tanggung jawab suami-istri. Dengan begitu, kamu dan pasangan akan memiliki bekal yang cukup untuk membangun keluarga yang harmonis.

2. Mencegah Perceraian
Sebuah studi melaporkan bahwa pasangan yang pergi ke konseling pernikahan berisiko lebih kecil untuk bercerai dibandingkan dengan mereka yang tidak datang. Ini karena melalui konseling pernikahan, kamu dan pasangan akan diajak untuk mengidentifikasi ketakutan, nilai-nilai, keyakinan, kebutuhan, dan keinginan dalam membina rumah tangga kelak. Dengan begitu, kamu dan pasangan akan berupaya bersama untuk melawan rasa takut dan menerapkan nilai-nilai yang diyakini untuk mewujudkan rumah tangga yang diharapkan

3. Berbagi Pengalaman dengan Konselor
Minimnya pengalaman tak jarang membuat hubungan pasangan menjadi renggang. Oleh sebab itu, melalui konseling pernikahan, kamu bisa bertanya tentang cara membangun rumah tangga yang baik dengan konselor, seseorang yang sudah dianggap memiliki pengalaman yang cukup untuk membantu pasangan menyelesaikan masalah rumah tangga. Jadi, kamu dan pasangan akan memiliki “rambu-rambu” sebelum mengambil langkah besar kedepannya.

4. Mempersiapkan Kehamilan dengan Baik
Hal lain yang juga dibahas dalam konseling pernikahan adalah cara mempersiapkan kehamilan dengan baik. Ini termasuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk hamil, menghitung jarak kehamilan yang aman, menyusun langkah-langkah untuk mempersiapkan kehamilan dan persalinan, hingga cara membesarkan anak kelak (termasuk pola asuh, menentukan pendidikan, dan lain-lain).

No comments:

Post a Comment

MITOS DAN PANTANG LARANG PERKAWINAN ADAT JAWA

MITOS DAN PANTANG LARANG PERKAWINAN ADAT JAWA. Bagi setiap manusia   p ernikahan merupakan suatu hal yang dianjurkan oleh kepercayaan manus...