Kita pasti tidak asing lagi dengan istilah prosesi pingitan pernikahan adat jawa. Tradisi yang identik dengan adat Jawa ini dilakukan oleh pasangan yang akan segera menikah. Biasanya tradisi pingitan ini lebih kepada si calon perempuan.
Pingitan ini memiliki tujuan yang baik. Yaitu menjaga kedua mempelai dari marabahaya dengan cara ‘dipingit’. Dipingit disini berarti kedua calon pengantin dilarang bertemu hingga hari H pernikahan loh. Dan khusus calon pengantin perempuan, dilarang untuk beraktivitas keluar rumah apalagi pergi ke mall.
Kepercayaan dari pingitan ini sendiri yaitu calon pengantin memiliki ‘darah manis’, sehingga rentan akan gangguan yang sifatnya tidak terlihat. Maka untuk menjaga hal tersebut, prosesi pingitan pernikahan adat jawa dilakukan. Selain itu, calon pengantin perempuan juga akan terlihat ‘manglingi’ pada saat hari H berlangsung, hal ini dikarenakan aura calon pengantin perempuan lebih terpancar.
Untuk lebih jelasnya, Simak uraian berikut ini ya!
1. Menjaga Kebugaran Pengantin
Alasan kenapa calon mempelai harus dipingit yaitu, untuk menjaga kebugaran dan tidak kelelahan menjelang hari pernikahan dan juga agar tetap terlihat segar dihari H-nya nanti. Menjaga calon pengantin untuk diam di rumah menjelang pesta pernikahan juga berguna untuk menjaga stamina calon pengantin. Pasalnya, di hari bahagianya tersebut, ia akan dipajang seharian dan harus mengikuti serangkaian prosesi yang akan menyita stamina dan energinya. Jadi, pingitan itu salah satu cara untuk menjaga stamina para calon pengantin lho.
2. Menjaga Aura Kecantikan
Selain menjaga kebugaran menjelang hari pernikahan, waktu pingintan juga digunakan untuk merawat tubuh dan aura kecantikan sang mempelai. Karena kalau kamu tidak keluar rumah dalam seminggu, kulitmu akan menjadi lebih segar ditambah dengan perawatan maksimal selama menjelang pernikahan. Jadi, saat hari H tiba, aura kecantikanmu akan terpampang dengan jelas dan mempesona.
3. Membuat Pasangan Memiliki Rasa Rindu yang Menggebu
Mungkin sebelumnya kamu bertemu dengan pasangan beberapa waktu dalam seminggu. Coba bayangkan untuk menahan rasa rindu dan bertemu dipelaminan? Bukankah itu sebuah obat kangen yang paling membahagiakan? Salah satu fungsi pingitan itu juga untuk membuat kangen dan menggandakan perasaan bahagia di hari pernikahan kalian tersebut.
4. Memberikan Waktu untuk Merenung
Sebelum menikah banyak hal yang harus dipersiapkan, bukan hanya finansial dan fisik tapi yang terpenting adalah mental. Nah, diwaktu ini kita bisa meraba diri sendiri apa saja yang perlu dipersiapkan dalam pernikahan tentunya di barengi dengan membaca banyak literature biar tidak kesasar. Mengenali potensi diri dalam membangun keluarga nantinya.
5. Untuk Pelatihan Sebelum Menempuh Hidup Berumah Tangga
Seorang calon pengantin wanita yang sedang menjalani masa pingitan, mendapat pelatihan dari keluarga pengantin yang berkaitan dengan pekerjaan rumah tangga. Tujuannya, selain menghilangkan kebosanan tentu saja sebagai persiapan bagi dia untuk menjalani kehidupan barunya nanti sebagai ibu rumah tangga.
6. Melatih Kesabaran
Karena masa pingitan yang lama, dari satu minggu hingga dua minggu, atau bahkan satu hingga dua bulan, otomatis kesabaran sang calon pengantin pun diuji, agar kelak saat menjalani kehidupan berumah tangga selalu dapat berhati-hati dalam mengambil segala keputusan.
7. Terhindar dari Mara Bahaya
Di lain pihak juga ada kepercayaan dari masyarakat yang percaya bahwa prosesi pingitan bagi calon pengantin bertujuan agar calon pengantin mendapat keselamatan dan bebas dari mara bahaya yang bisa saja mengganggu di luar sana.
8.Menjaga Kepercayaan
Selama masa pingitan, kamu diajarkan untuk lebih mempercayai pasangan meskipun tidak bertemu untuk waktu yang lama. Hal ini berfungsi saat kalian menjalani hubungan rumah tangga dan saat suami tak sedang berada di rumah, dalam masa tugas di luar kota atau negeri misalnya. Jadi, pingitan mengajarkan kamu untuk tetap percaya dengan pasangan.
Meskipun pingitan terasa menyebalkan, tapi ternyata banyak makna dibaliknya. Tak ada salahnya kan menahan rindu dengan pasangan dalam waktu tertentu.
No comments:
Post a Comment